Implant atau susuk KB adalah alat kontrasepsi berupa batang kecil dan lentur yang dipasang di bawah kulit lengan atas. Implant bekerja dengan melepaskan hormon progesteron secara perlahan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Alat ini merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif.
Jenis-jenis Implant
Saat ini terdapat dua jenis implant, yaitu:
- Norplant
Terdiri dari 6 batang kecil yang efektif mencegah kehamilan hingga 5 tahun. - Implanon/Jadelle
Terdiri dari 1–2 batang dan efektif mencegah kehamilan selama 3–5 tahun, tergantung jenis implant yang digunakan.
Cara Kerja Implant
- Menghambat proses ovulasi (pelepasan sel telur).
- Mengentalkan lendir serviks sehingga sperma sulit masuk ke dalam rahim.
- Menipiskan lapisan dinding rahim sehingga menyulitkan proses implantasi hasil pembuahan.
Keuntungan
- Sangat efektif mencegah kehamilan.
- Perlindungan jangka panjang.
- Praktis dan tidak perlu diingat setiap hari.
- Aman digunakan oleh ibu menyusui.
- Kesuburan akan kembali setelah implant dilepas.
- Tidak mengganggu aktivitas maupun hubungan suami istri.
Kerugian / Efek Samping
- Perubahan pola menstruasi (lebih sedikit, lebih banyak, atau tidak haid).
- Nyeri atau memar pada bekas pemasangan.
- Sakit kepala.
- Berat badan dapat bertambah pada sebagian pengguna.
- Jerawat atau perubahan suasana hati pada beberapa wanita.
Kontraindikasi
Implant tidak dianjurkan pada wanita yang:
- Sedang hamil atau diduga hamil.
- Mengalami perdarahan vagina yang belum diketahui penyebabnya.
- Menderita penyakit hati berat.
- Memiliki kanker payudara.
- Alergi terhadap bahan implant.
Kunjungan Ulang
Segera datang ke fasilitas kesehatan apabila:
- Luka pemasangan merah, bengkak, bernanah, atau nyeri hebat.
- Implant tidak teraba.
- Terjadi perdarahan yang sangat banyak atau berkepanjangan.
- Terlambat haid dan dicurigai hamil.
- Ingin melepas atau mengganti implant.