Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lainnya.
Gejala Penyakit
Gejala TB antara lain:
- Batuk terus-menerus selama 2 minggu atau lebih
- Batuk berdahak atau berdarah
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Berat badan menurun
- Nafsu makan menurun
- Demam terutama pada sore atau malam hari
- Berkeringat pada malam hari tanpa aktivitas
Jenis Pemeriksaan
Pemeriksaan yang dapat dilakukan:
- Pemeriksaan dahak langsung : 2 sampel dahak diambil dalam 2 hari, sewaktu pagi/pagi sewaktu.
- Pemeriksaan Biakan
- Pemeriksaan Foto Rontgen Dada
- Pemeriksaan khusus, seperti TCM, IGRA, PCR & lainnya sesuai anjuran dokter.
Tata Laksana Pengobatan
- Pengobatan TB harus dilakukan secara teratur sesuai anjuran dokter.
- Lama pengobatan umumnya 6 bulan atau lebih, tergantung kondisi pasien.
- Obat harus diminum setiap hari sesuai jadwal.
- Jangan menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan sembuh oleh dokter.
- Selama menjalani pengobatan, pasien perlu kontrol secara berkala.
Cara Penularan
TB menular melalui udara ketika penderita TB paru:
- Batuk
- Bersin
- Berbicara
- Bernyanyi
Percikan dahak yang mengandung bakteri dapat terhirup oleh orang lain.
Pencegahan Penularan
- Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
- Gunakan masker.
- Buang dahak pada tempat yang benar.
- Minum obat secara teratur hingga tuntas.
- Buka jendela agar sirkulasi udara baik.
- Jemur kasur dan rumah agar mendapat sinar matahari.
- Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Tips Kesehatan
- Minum obat TB sesuai jadwal.
- Jangan menghentikan obat tanpa anjuran dokter.
- Konsumsi makanan bergizi.
- Istirahat yang cukup.
- Hindari merokok.
- Lakukan kontrol sesuai jadwal yang diberikan tenaga kesehatan.